Mengenal Efek Transisi CSS

CaptureMembuat animasi perubahan warna dengan menggunakan css merupakan hal yang cukup menarik untuk ditambahkan didalam website yang kita buat. Contohnya adalah animasi perubahan warna text, background, ataupun menu ketika kita mensorot (hover) elemen tersebut.

Animasi perubahan warna ini termasuk kedalam basic dari 2D (dua dimensi) transisi transisi dan juga transformasi sederhana didalam CSS.

Anggaplah disini kita telah memiliki menu link dengan css efek hover biasa seperti dibawah ini:

css:
ul.menu{
margin: 0;
padding: 0;
list-style-type:none; width:200px;
border:1px solid #0000ff;
}
a{
text-decoration: none;
padding:10px;
display:block;
color:#0000ff;
}
a:hover{
color:white;
background-color:rgba(0,0,255,.6);
}

html
<ul class="menu">
<li><a href="#" target="_blank">Komputerisasi Dasar</a></li>
<li><a href="#" target="_blank">Multimedia</a></li>
<li><a href="#" target="_blank">Web Development</a></li>
</ul>

Demo

Cat: saya gunakan color rgba agar dapat sekalian menambahkan nilai opacity efek pada background hovernya.

Selanjutnya kita tambahkan skrip transisi pada elemen a (link) sehingga menjadi seperti dibawah ini:

a{
text-decoration: none;
padding:10px;
display:block;
color:#0000ff;
-webkit-transition: background-color .75s ease; //untuk chrome & safari
-moz-transition: background-color .75s ease; //untuk mozilla
-0-transition: background-color .75s ease; //untuk Opera
transition: background-color .75s ease; //untuk CSS3
}

Demo

Penjelasan: Komponen syntax dari css properti transition terdiri dari properti css, waktu durasi transisi, fungsi/efek transisi, dan delay.

transition: property duration timing-function delay;

Jika kita perhatikan efek transisi pada background sudah muncul ketika kita menempatkan kursor pada menu yang telah kita buat, agar efek transisi lebih halus lagi, kita dapat menambahakan efek transisi untuk property hover colornya. sehingga property css untuk elemen a menjadi seperti ini:

a{
text-decoration: none;
padding:10px;
display:block;
color:#0000ff;
-webkit-transition: background-color .75s ease, color .50s ease;
-moz-transition: background-color .75s ease, color .50s ease;
-0-transition: background-color .75s ease, color .50s ease;
transition: background-color .75s ease, color .50s ease;
}

Demo

Untuk menambahkan efek transisi pada properti css lain didalam css transition kita dapat memisahkannya dengan tanda koma pada setiap akhir efek transisinya.

Cat: properti transisi pada css tidak akan bekerja pada browser internet explore 9 kebawah.

Membangun dan Mengelola Website PHP dengan WebMatrix 2

Ada banyak web development tool yang ada saat ini, khususnya untuk membangun website menggunakan bahasa pemrograman PHP. namun kali ini yang akan saya bahas adalah membangun website PHP menggunakan WebMatrix 2. Lalu, Apa itu WebMatrix 2?? ya, WebMatrix merupakan salah satu Web Development tool yang dapat anda gunakan untuk membuat, mem-publish, dan memaintenance website anda. WebMatrix 2 di desain untuk beberapa bahasa pemrograman website terlaris, seperti PHP, ASP.NET, HTML5, dll.

Ada beberapa keuntungan lain ketika menggunakan WebMatrix ini, diantaranya, kita tidak perlu report-report menginstall satu persatu aplikasi penunjang untuk membuat website seperti web server ataupun code editor, karena sudah terdapat di dalam WebMatrix, lebih simple kan?

Oke, selanjutnya saya akan mempraktekan secara singkat mengenai penggunaan WebMatrix dari mulai penginstallan, sampai uji coba menjalankan file php di web browser.

Pertama kali, kita download terlebih dahulu WebMatrix 2 yang nantinya akan diinstall melalui Web Platform Installer disini : http://www.microsoft.com/web/webmatrix/

1

2

Setelah alamat terbuka, klik tombol hijau Free Download, Setelah itu anda akan segera mendownload file bernama webmatrix.exe.

3

Setelah selesai di download, jalankan file webmatrix.exe tersebut, selanjutnya aplikasi tersebut akan mendownload Web Platform Installer untuk menginstall aplikasi Web Matrix 2.

4

Oke, setelah selesai, anda akan melihat aplikasi Web Platform Installer untuk menginstall WebMatrix 2 seperti gambar dibawah ini :

5

Selanjutnya anda akan dihadapkan untuk konfirmasi installasi WebMatrix 2 seperti dibawah ini, lalu klik tombol Install.

6

Lanjut lagi, disini adalah persetujuan file-file yang mungkin diperlukan dan akan di install bersamaan dengan web matrix. klik tombol I Accept

7

Setelah itu, proses download dan instalasi pun akan dilakukan. pada bagian ini mungkin akan membutuhkan waktu yang lama tergantung dari koneksi internet yang anda gunakan, lebih cepat jaringan onternetnya, makan akan semakin cepat prosesnya.

8

Setelah selesai, anda akan menjumpai produk-produk yang berhasil di install dengan WebMatrix. Lalu klik tombol Finish.

9

Langkah selanjutnya Web Platform Installer akan menampilkan aplikasi-aplikasi yang mungkin perlu juga anda install, jika tidak, langsung saja close (tutup) aplikasi Web Platform Installer.

Buka Start menu, lalu langsung ketik, WebMatrix lalu tekan enter.

image

Oke, ini adalah tampilan awal dari aplikasi WebMatrix yang telah kita install. selanjutnya, untuk memulai membuat aplikasi PHP, Klik menu Templates.

12

Klik Template PHP, lalu pilih Empty Site. Lalu klik tombol Next.

13

Selanjutnya anda akan dihadapkan dengan ketentuan dan juga keperluan untuk aplikasi PHP ini, dimana disini kita akan membuat aplikasi PHP, maka diperlukan PHP 5.3.13 For WebMatrix. Klik tombol I Accept.

14

Selanjutnya proses mempersiapkan aplikasi PHP dan juga download aplikasi-aplikasi yang diperlukan untuk membuatnya.

15

Setelah selesai dan sukses menginstall aplikasi yang diperlukan untuk membangun website PHP lalu klik tombol OK.

16

Ini adalah Empty site dari website PHP yang kita buat menggunakan Template Empty Site. Disana ada bagian URL yaitu alamat dan port yang digunakan untuk menjalankan Website Empty Site, dan juga ada bagian Path, yaitu alamat folder tempat kita menyimpan file-file php. Lalu klik URL Path.

17

Anda akan diarahkan ke direktori Empty Site, disini sudah terdapat beberapa file untuk aplikasi website PHP yang akan dibuat.

18

selanjutnya dobel klik file index anda akan diarahkan kembali ke aplikasi WebMatrix bagian editor untuk mengedit file index tersebut seperti dibawah ini :

19

Selanjutnya untuk mengetest aplikasi PHP kita tampilkan kalimat dengan perintah echo seperti : “Halo Dunia, Berhasil nih menjalankan PHP di WebMatrix”. Selanjutnya simpan dengan menekan kombinasi Ctrl+S di keyboard atau klik icon desktop di pojok kiri atas.

20

Setelah itu klik menu Site di bagian kiri bawah. lalu klik Link yang ada di bagian URL.

21

Yup, anda akan diarahkan untuk membuka alamat site yang kita buat dengan web browser, dimana default file yang akan dibuka di alamat utama adalah file index.php yang telah kita edit tadi dengan tulisan “Halo Dunia, Berhasil nih menjalankan PHP di WebMatrix”. jika tampil, berarti aplikasi PHP yang telah kita buat berhasil berjalan di web matrix.

22

Oke, itulah tutorial singkat mengenai web development tool PHP menggunakan WebMatrix. Ssampai jumpa lagi pada tutorial berikutnya pada bagian Menjalankan PHPMyAdmin menggunakan WebMatrix. Smile

PENGUMUMAN! Pemesanan Video Tutorial Sudah di Buka Kembali.

Daftar Framework Object Relational Mapping di Java

Membuat CSS Gradient Background

gradientAda beberapa pilihan untuk mempercantik tampilan sebuah website, diantaranya yaitu kita terbiasa menggunakan background image (gambar) untuk menampilkan gradasi warna agar tampilan website terlihat menarik, namun hal tersebut akan membuat klien meload halaman website kita sedikit lebih lama/berat, apalagi menggunakan banyak gambar di dalam satu halaman penuh dengan didukung juga dengan koneksi negara kita yang masih kurang stabil. Smile with tongue out

Solusi dari hal tersebut adalah kita dapat menampilkan background gradasi warna dengan menggunakan script CSS3, hanya sayangnya script ini didukung atau hanya dapat terbaca oleh browser-browser tipe terbaru. Ada beberapa user yang memang masih nyaman dengan browser lama, sehingga masih saja bertahan dengan browser-browser yang sudah usang, dan ada juga tipe user yang ingin selalu terlihat up to date (seperti saya Open-mouthed smile) sehingga selalu ingin komputernya menggunakan software-software up to date juga.

Script yang digunakan untuk masing-masing vendor browser juga berbeda, namuin paling tidak browser yang digunakan sudah mensupport CSS3. Namun anda tidak perlu khawatir untuk mempelajari banyaknya script yang berbeda untuk tipe browser yang berbeda, karena sudah ada website yang dapat mengenerate gradien warna untuk setiap browser yang support CSS3.

Ada banyak website yang dapat mengenerate gradien warna, tapi yang biasa saya gunakan adalah yang dari Microsoft.

CSS Gradient

Disini kita cukup tentukan warna yang kita inginkan, seperti gradasi warna start hingga stop dan juga nilai offset untuk gradasi warna. setelah itu, pada bagian CSS markup akan langsung mengenerate code yang dapat digunakan untuk menampilkan gradien warna tersebut.

No Resi Pengiriman Sampai 10 Juli 2012

IHSAN MAULANA - 02 013 036 4793
ijul simatupang - 02 013 036 4794
Haidir Muhammad - 02 013 036 4795
SUBHAN - 02 013 036 4796
Adiyanto - 02 013 036 4797
I Ketut Wirawan - 02 013 036 4798

Semua pengiriman menggunakan TIKI

Teknologi dan Framework untuk Membangun Aplikasi Java Desktop

Error Sepele yang Sering Ditemui Oleh Programmer Java

Sanggahan untuk Berkelit Ketika Ada yang Bilang “Java itu Jelek”