Tag Archives: tutorial php
Percabangan IF di Dalam PHP
Dalam pemrograman sudah wajib kita mengenal adanya percabangan, konsep dari percabangan di dalam PHP sama dengan konsep percabangan pada pemrograman lain. Percabangan atau di sebut juga conditional statements di gunakan untuk melakukan aksi-aksi yang berbeda berdasarkan kondisi yang berbeda juga.
Percabangan if atau if statement di gunakan untuk mengeksekusi beberapa kode hanya jika kondisinya bernilai benar.
Syntax :
Contoh :
Operator di Dalam PHP
Operator digunakan di dalam pengoprasian suatu nilai. Di dalam php ada beberapa jenis tipe operator, yaitu :
- Arithmetics Operators / Operator Aritmatika
- Assignment Operators / Operator Penugasan
- Comparison Operators / Operator Pembanding
- Logical Operators / Operator Logika
1. Arithmetics Operators / Operator Aritmatika
Operator aritmatika seringkali digunakan sebagai operator perhitungan di dalam operasi aritmatika.
Contoh :
2. Assignment Operators / Operator Penugasan
Operator penugasan sebenarnya hampir sama dengan operator aritmatika hanya saja berbeda dari segi cara penulisan.
Contoh :
3. Comparison Operators / Operator Pembanding
Operator pembanding digunakan untuk operasi pembanding dari dua buah nilai.
Contoh :
4. Logical Operators / Operator Logika
Operator logika sering kali di gunakan di dalam percabangan, untuk membandingkan logika dari operator pembanding.
Contoh :
Tipe Data di dalam PHP
Pada beberapa bahasa pemrograman yang lain, diperlukan inisialisai di dalam pendeklarasian sebuah variabel dan menspesifikasikan tipe data yang dapat menampung nilai dari sebuah variabel. Tetapi, di dalam PHP dapat di katakan tidak formal, dimana kita tidak perlu menginisialisasikan tipe data yang akan di gunakan oleh variabel.
PHP mengkonversi tipe data ketika hal tersebut diperlukan Seperti contoh, kita memiliki statement berikut :
Secara teknis, statement ke tiga tidak mungkin di lakukan. Sebab data yang di jumlahkan berbeda tipe data, namun PHP dapat mengkonversi terlebih dahulu tipe data integer ke dalam tipe data float sehingga hal tersebut dapat di lakukan dengan mudah.
Di lain hal, PHP tidak dapat sepenuhnya benar di dalam melakukan konversi tipe data, sehingga kita dimungkinkan perlu melakukan inisialisasi sendiri terhadap tipe data variabel.
Misal :
Variabel di dalam PHP
Variabel digunakan untuk menyimpan suatu nilai, dapat berupa teks, angka, array atau lainnya. Ketika sebuah variabel di deklarasikan, variabel tersebut dapat di gunakan di seluruh skrip php. Seluruh variabel di dalam PHP harus di awali dengan tanda “$”.
Contoh :
Aturan di dalam penulisan variabel :
- Nama variabel harus di awali dengan huruf atau sebuah underscore.
- Nama variabel hanya dapat berupa alpha_numeric, characters, & underscore (a-z, A-Z, 0-9, _ ).
- Nama variabel tidak boleh mengandung spasi. Jika nama variabel lebih dari satu kata, maka dapat di menggunakan underscore atau huruf kapital. Contoh :
Menampilkan Teks Pada Halaman PHP
Untuk menampilkan teks pada halaman php, kita dapat menggunakan perintah echo atau perintah print. Skrip php selalu di akhiri dengan semicolon (titik koma “;”) yang di gunakan sebagai separator atau juga untuk membedakan satu set instruksi dengan instruksi yang lainnya.
Menampilkan teks dengan menggunakan perintah echo :
Atau dapat juga menampilkan teks dengan menggunakan perintah print seperti ini :
Menyisipkan Kode PHP pada dokumen HTML
Skrip PHP dapat disisipkan pada dokumen HTML, dengan catatan, dokumen HTML yang akan di sisipkan skrip PHP harus memiliki extensi file .php.
Penyisipan skrip PHP pada dokumen HTML dapat di sisipkan di manapun tempatnya (di dalam body, membuat atribut, dsb) tergantung fungsi dan kebutuhannya.
* Skrip PHP selalu di awali dengan <?php dan di akhiri dengan ?>.
Sebagai contoh kita telah memiliki dokumen html dengan nama file index.php
Lalu kita kan menambahkan skrip-skrip php pada dokumen html tersebut (index.php).
Dalam contoh tersebut telah di jelaskan penempatan dan fungsi dari penempatan php tersebut. Demikian cara untuk mnyisipkan skrip-skrip PHP pada dokumen HTML
Menginstall Oracle Driver OCI8 untuk PHP di Ubuntu
Pada artikel ini kami akan membahas tentang cara instalasi Oracle Driver OCI8 untuk PHP di sistem operasi Ubuntu. Saat pertama menginstall PHP di Ubuntu, Anda tidak akan dapat langsung menginstall Oracle Driver OCI8. Anda perlu menginstallnya secara manual agar dapat terkoneksi ke sistem basis data Oracle.
Download Instant Client
Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum menginstall driver Oracle OCI8 untuk PHP adalah menginstall Instant Client. Instant Client merupakan library yang digunakan untuk melakukan proses kompilasi OCI8 agar dapat digunakan oleh PHP. Untuk mendownload Instant Client, Anda dapat mendownloadnya pada link berikut : Continue reading
